Sumber : dok. Coldplay
GLX ANGKA - Baru-baru ini Coldplay mengeluarkan single terbaru mereka yang berjudul Higher Power. Lagu tersebut dalam sekejap menyita perhatian para penggemar dari band asal Inggris tersebut.
Kini, band yang beranggotakan Chris Martin, Will Champion, Phill Harvey, Guy Berryman dan Jonny Buckland itu merilis versi akustik dari lagu Higher Power.
Mereka mengunggah versi akustik dari Higher Power di kanal YouTube Coldplay. Selain itu, Coldplay juga mengumumkan perilisan lagu tersebut di akun Twitter mereka.
Sebelumnya, Coldplay telah merilis Higher Power pada 7 Mei 2021 lalu. Dalam lagu Higher Power, mereka bekerjasama dengan Max Martin sebagai produser.
Menariknya, Higher Power juga sekaligus diperdengarkan lewat transmisi luar angkasa melalui Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Perilisan perdana Higher Power dilakukan secara virtual melalui sambungan video antara Coldplay bersama dengan astronot asal Perancis, Thomas Pesquet. Lagu Higher Power pun perdana diputar bukan lagi stasiun radio di dunia melainkan di stasiun luar angkasa yang berjarak 250 mil dari permukaan Bumi.
Ide gila tersebut terinspirasi dari keadaan dunia yang sedang kacau balau akibat pandemi Covid-19 hingga membuat larangan di beberapa negara bagi sebuah band untuk tampil di depan penonton dalam jumlah yang banyak.
"Saat ini kami tak bisa memainkannya pada orang-orang di Bumi, jadi kami memainkannya untukmu. Ini menjadi seperti konser tunggal untukmu saja," tutur Chris Martin pada sang astronot.
Higher Power akan menjadi single yang masuk dalam album ke-9 Coldplay. Belakangan ini, band tersebut mengaku khawatir telah melakukan pelanggaran aturan karantina pemerintah Inggris saat melakukan proses kreatif dari pengerjaan album tersebut.
"Kami harus mencari negara yang mengijinkan kami untuk melakukan rekaman tanpa adanya aturan jaga jarak," tuturnya dalam wawancara bersama Radio2.
Akan tetapi hal tersebut tak mudah untuk dilakukan sehingga ia khawatir jika tindakannya bersama anggota band lainnya bisa melanggar protokol kesehatan atau pun aturan hukum yang baru berlaku saat pandemi Covid-19.
"Kami mencoba untuk tetap patuhi aturan tapi kami juga kumpul saat bisa atau diperbolehkan saja sehingga kami tak dimasukkan ke dalam penjara," kata dia.


0 Comments