Sumber foto: Istimewa
GLX Angka - Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri mengatakan, sejumlah lembaga negara, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), didirikan pada masa pemerintahannya. Hal itu dikatakannya saat menghadiri rapat koordinasi pembangunan nasional (Rakorbangnas) BMKG secara virtual beberapa waktu lalu.
"Sayalah yang membuat BMKG, BNPB, bukan maksud untuk menyombongkan diri, BNN, KPK, masih banyak lagi dan lain sebagainya," kata Mega.
Benarkah KPK itu ciptaan Megawati?
KPK dibentuk pada 29 Desember 2002
Mengutip situs resmi KPK, lembaga antikorupsi itu didirikan pada 29 Desember. Pembentukan KPK diresmikan melalui UU 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. Undang-undang tersebut merupakan kesepakatan bersama antara pemerintah Megawati dan DPR yang saat itu dipimpin oleh Akbar Tanjung.
Sejak dibentuk, UU KPK telah dua kali direvisi menjadi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.
KPK telah berganti kepemimpinan selama lima periode
Sama seperti pergantian presiden dan wakil, kepemimpinan KPK juga menjabat selama lima tahun untuk satu kali masa jabatan. KPK pertama kali diketuai oleh Taufiqurahman Ruqie yang menjabat pada 2003-2007. Kini, KPK dipimpin oleh Firli Bahuri bersama Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pamolango, dan Nurul Ghufron.
Kelima orang tersebut berhasil menjadi pimpinan KPK setelah melalui serangkaian seleksi dan dipilih oleh anggota DPR sebelum dilantik oleh Presiden Joko Widodo “Jokowi”. KPK pada era Firli Bahuri resmi menjabat pada 20 Desember 2019.
Selama pembentukannya, KPK telah menangkap kepala daerah, menteri, pejabat, dan pengusaha
Salah satu kasus yang ditangani KPK saat pertama kali dibentuk adalah kasus korupsi pengadaan Helikopter MI-2 Ple Rostov Rusia oleh Pemda Nanggroe Aceh Darussalam. Kasus ini menjerat mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh.
Dalam pembentukannya, ada sejumlah Menteri, Gubernur, Walikota, Bupati, dan sejumlah pejabat yang ditangkap KPK. Tak hanya itu, sejumlah pengusaha juga ditangkap.

0 Comments