Ikuti 6 Tips Ini untuk Mengajari Anak Olahraga Mulai Dini

 

Ilustrasi, sumber foto: Activkids


GLX Angka - Olahraga menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental. Bukan hanya untuk orang dewasa saja, anak-anak pun membutuhkan olahraga untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan yang sedang dijalani.


Semakin dini anak-anak dikenalkan dengan berbagai olahraga, hal ini membuat orangtua semakin mudah mengajak anak untuk berolahraga dan melatih fisiknya. Simak beberapa cara mengajarkan anak olahraga sejak dini agar manfaat olahraga dapat dirasakan dengan baik.


Mengajarkan Anak Olahraga sejak Dini


Tahukah ibu bahwa anak-anak dengan usia 3 – 5 tahun membutuhkan aktivitas fisik minimal 60 menit setiap harinya? Mengajak anak berolahraga bisa dilakukan oleh orangtua untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak di usianya. 


Selain itu, olahraga bisa membuat kesehatan mental anak menjadi lebih baik. Hal ini berkaitan langsung dengan kemampuan fokus, konsentrasi, hingga meningkatkan kemampuan akademik.


Dengan rutin berolahraga, juga mampu meningkatkan rasa percaya diri pada anak.  Olahraga juga bisa menurunkan risiko gangguan kesehatan, seperti jantung, diabetes, hingga obesitas pada anak.


Jadi, lakukan cara sederhana ini untuk mengajarkan anak olahraga sejak dini.


1. Lakukan sejak Dini


Jangan ragu untuk membiasakan anak berolahraga atau aktivitas fisik sejak dini. Ibu bisa mengajak anak melakukan berbagai kegiatan fisik sesuai dengan usianya. Umumnya, anak-anak usia dini menyukai aktivitas fisik yang menyenangkan. Pastikan ibu mengajak anak untuk berolahraga dan aktivitas fisik pada tempat yang aman agar anak terhindar dari cedera.


2. Jadilah Contoh untuk Anak


Anak-anak akan memperhatikan dan meniru semua kegiatan yang dilakukan orangtua. Daripada hanya menyuruh anak berolahraga, sebaiknya berilah contoh pada anak agar anak melakukan kegiatan olahraga dengan bahagia.


Ibu bisa mengajak anak berolahraga bersama agar anak semakin semangat melakukan aktivitas fisik di rumah. Pastikan ibu dan ayah melakukan olahraga yang gerakannya bisa diikuti oleh anak-anak.


3. Ajak Anak dengan Cara yang Menyenangkan


Ibu bisa mengajak anak berolahraga dengan cara yang menyenangkan. Semakin anak menyukai kegiatan yang dilakukan, selanjutnya anak akan lebih mudah untuk berolahraga.


Ibu bisa menyiapkan peralatan, seperti tali atau bola untuk berolahraga bersama anak. Selain itu, ibu bisa membuat olahraga dengan mengemasnya sebagai permainan aktivitas fisik. 


Ibu bisa ajak anak untuk bermain lempar tangkap bola atau lompat tali. Jika memungkinkan, ibu bisa mengajak anak untuk berenang dan bermain air di dalam kolam. Namun, pastikan ibu menjaga dan mendampingi anak pada tiap kegiatan yang dilakukan.


4. Batasi Penggunaan Gadget


Sebaiknya batasi penggunaan gadget di rumah untuk anak-anak. Ibu bisa mengganti waktu bermain gadget dengan melakukan berbagai aktivitas fisik di rumah yang menyenangkan. 


Tidak ada salahnya mengajak anak bermain lempar tangkap bola di halaman rumah. Selain menghindari kecanduan gadget pada anak, hal ini bisa membuat kondisi kesehatan anak lebih optimal. 


5. Jangan Olahraga secara Berlebihan


Meskipun ibu membuat olahraga yang menyenangkan bagi anak, tetapi pastikan ibu tidak membuat durasi yang panjang untuk anak berolahraga. Buatlah jadwal olahraga dengan durasi yang sesuai usia dan kondisi anak.


6. Atur Jadwal Liburan untuk Berolahraga dengan Anak


Bosan berolahraga di rumah? Ibu bisa mengatur jadwal olahraga bersamaan dengan liburan. Pilihlah lokasi berlibur perbukitan agar ibu bisa mengajak anak untuk berjalan santai.


Ibu juga bisa mengajak anak bersepeda di sekitar lokasi wisata. Selain terasa menyenangkan, hal ini akan menambah pengalaman baru pada anak.

Post a Comment

0 Comments